Friday, June 1, 2018

Penjelmaan tuhan sebagai wujud Siwa


Banyak orang menganal keagungan Dewa Siwa, dalam kehidupan sebagai Umat Hindu Dewa Siwa menjadi panutan akan kebajikan dan kasih yang mendalam dalam kehidupannya. Dewa Siwa yang merupakan wujud manifestasi Tuhan yang dikenal dengan dewa yang menentukan akhirat setiap kehidupan, maka setiap hari raya Siwaratri umat Hindu selalu melakukan puasa dan meditasi 24 jam atau semalam suntuk.

Banyak orang khususnya Umat Hindu selalu merayakan hari raya Siwaratri sebagai wujud perenungan atas segala tindakan yang telah kita perbuat. Namum pudarnya kepercayaan bahwa banyak juja yang beranggapan bahwa hari raya Siwaratri adalah hari raya menebus dosa padahal sujati itu salah. Menurut pandangan saya sendiri dimana hari raya Siwaratri itu dirayakan semalam suntuk sebagai wujud perenungan dosa. Dimana kita merenungkan apa yang telah kita perbuat yang berwujud dosa sehingga dengan malam perenungan itu kita semakin terarah untuk tidak melakukan perbuatan yang buruk.

Melakukan kebaikan pada setiap langkah kehidupan itu merupakan cerminanan utama sesorang yang mulia, maka kita sebagai umat Hindu yang baik akan cinta agama kita hendaknya perbuatan baik itu selalu kita tanamkan dari dalam diri kita dalam setiap lanangkah kehidupan yang kita lakukan. Sehingga kita mengenal kata karma phala yang artinya hasil dari perbuatan, apa yang kita lakukan itu pasti membuahkan hasil baik itu berupa kebaikan maupun keburuhkan sehingga kita mengenal subakharma dan subakharma (perbuatan baik dan perbutan buruk.

Karma yang kita dapatkan tidak hanya kita hikmati sekarang mungkin saja akan dinikmati dikehidupan yang mendatang dan bahkan bia dinikmati oleh nakan cucu kita. Maka dari itu kalau kita menanamkan kebaikan kepada seseorang makan kebaikanlah yang kita terima begitu juga sebaliknya. Maka dari itu mulai sekarang mari kita berhenti memikirkan keburukan orang lain tapi kita harus lebih banyak bernah (Instrospeksi diri ) dalam istilah Hindu kita mengenal mulat sarira yaitu kembali kepada jati diji kita yang sebenarnya.

Sehingga ajaran Siwa secara tidak melekat dalam diri kita akan pentingnya menanamkan kebaikan kepada setiap orang tanpa memandang agama, status, kedudukan, kasta maupun sukunya. demikian postingan ini saya buat semoga bermanfaat bagi kita semua sebagai umat Hindu yang Hebat di masa kekinian.
#arjunadigital #hinduhebat #sayahindu #hindukeren

0 comments:

Post a Comment